"SELAMAT DATANG DI PUSKESMAS KARANGTENGAH KAB. WONOGIRI" .................................. "DISIPLIN DLM BEKERJA,SANTUN DLM BAHASA,PRIMA DLM PELAYANAN"

Jumat, 03 Juni 2011

KANKER NASHOPARING


Kanker nasofaring mungkin masih belum familiar dimasyarakat. Beberapa hal diketahui bisa menjadi pemicu, salah satunya adalah sirkulasi asap dapur yang buruk serta asap dari dupa.


“Asap dapur kalau sirkulasinya tidak bagus dan juga asap dupa bisa memicu kanker nasofaring, karena ia merangsang nasofaring untuk produksi berlebih,” ujar Prof Dr dr R Susworo, SpRad (K) Onk.Rad disela-sela acara promosi doktor atas nama Drs Yurnadi, MKes di Ruang Sena Pratista Sutomo Tjokronegoro, FKUI, Rabu (1/6/2011).
Prof Susworo menuturkan kanker nasofaring merupakan penyakit genetik yang multifaktorial, yaitu dipengaruhi oleh genetik, lingkungan dan juga makanan yang dikonsumsi. Serta beberapa faktor risiko dari penyakit ini adalah ras (ras mongoloid diketahui lebih rentan), infeksi EBV (Epstein-Barr Virus) dan makanan.
Makanan yang diduga bisa mempengaruhi atau memicu kanker nasofaring adalah makanan yang diawetkan seperti ikan asin, difermentasi, diasapi dan dibakar karena mengandung senyawa nitrosamin yang merupakan karsinogenik (senyawa penyebab kanker).
Pada ikan asin, zat nitrosamin dihasilkan karena dalam proses pengasinan dan penjemurannya, sinar matahari bereaksi dengan nitrit pada daging ikan sehingga membentuk senyawa nitrosamin.
“Umumnya tidak ada gejala yang khas dari kanker nasofaring, kalau pilek-pilek atau berdarah itu dianggap seperti hal yang biasa oleh masyarakat,” ujar Prof Susworo dari Departemen Radiologi FKUI.
Tapi sebagian besar masyarakat baru akan memeriksakan dirinya ke dokter jika kondisinya sudah parah seperti matanya juling atau adanya pembengkakan di leher (karena sudah bermetastatis atau menyebar ke leher) yang menandakan sudah masuk ke stadium lanjut.
Untuk melakukan deteksi dini terhadap kanker nasofaring, biasanya disarankan ke dokter spesialis THT (Telinga Hidung Tenggorokan) untuk diperiksa tenggorokannya, jika ditemukan massa (benjolan) biasanya akan dilakukan biopsi untuk mendeteksi lebih lanjut.
“Jika kanker ditemukan dalam stadium dini maka bisa disembuhkan dan untuk tingkat kekambuhannya sekitar 15 persen jika saat ditemukan pada stadium 1 atau 2,” ungkapnya.
Untuk di Indonesia kanker nasofaring masuk ke dalam 10 besar kanker yang sering ditemukan setelah leher rahim (serviks), payudara, hati dan paru-paru, tapi kalau dari bagian THT maka kanker nasofaring ini masih nomor 1.


(detik.com/tiw)
»»   SELENGKAPNYA...

Sabtu, 26 Maret 2011

UPAYA KESEHATAN DI KARANGTENGAH

USAHA KESEHATAN DI KARANGTENGAH

Sebagai Puskesmas yang wilayah kerjanya boleh dibilang terpencil ( untuk Kabupaten Wonogiri ), Puskesmas Karangtengah berusaha untuk tetap konsisten dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Dengan sistem jemput bola untuk "ngalahi" datang ke Desa –desa , ke Pos – pos kesehatan di daerah ,dalam usahanya untuk bisa memperluas cakupan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Dengan acara program PUSLING ….mendatangi pos-pos kesehatan di Desa , di Posyandu – posyandu ,agar dapat menyentuh langsung pada lapisan masyarakat paling bawah( pelosok ).Hal ini dapat dimaklumi …karena memang keadaan daerahnya yang secara geografis memang sangat sulit untuk ditempuh (transportasinya ),selain memang naik turun keadaan jalannya karena keadaan pegunungan .juga jalan-jalannya masih batu lumpur yang kalo musim hujan sangat sulit dilewati.

Keadaan demikian tentu merupakan kendala bagi masyarakat untuk datang ke Puskesmas untuk berobat sewaktu-waktu jika mereka sakit.Dari kampung2 paling ujung ..untuk datang sampai di Puskesmas paling tidak butuh waktu 1 jam …untuk mencapai ke PUSTU yang letaknya di pusat Desa butuh waktu setengah jam …karena memang keadaan jalanya yang masih bebatuan , naik turun gunung belak-belok ,"jeblog" ,becek,lumpur kalo musim hujan.

Meskipun sudah ada PUSTU & PKD …Mendatangi Posyandu -posyandu, Pusling ke Pos-pos kesehatan di pedaleman adalah langkah yang lebih bijaksana untuk dapat menjangkau layanan kesehatan kepada masyarakat.

Memang mereka harus terjangkau… harus mendapatkan Haknya untuk dapat hidup sehat seperti yang diharapkan oleh Negeri ini.Apapun kendalanya memang kita harus konsisten sebagai Petugas kesehatan ,yang harus punya komitmen untuk pengabdian.

»»   SELENGKAPNYA...

Kamis, 24 Maret 2011

PETUNJUK TEKNIS B.O.K 2011

PETUNJUK TEKNIS mengenai pelaksanaan BOK di lingkungan  Puskesmas.Petunjuk teknis ini diterbitkan sebagai acuan bagi semua pihak yang terkait dengan pengelolaan BOK. Dengan harapan agar mereka dapat melakukan peran dan fungsinya dengan sebaik-baiknya, supaya pelaksanaan BOK berjalan dengan efektif dan efisien.Semoga petunjuk teknis ini bermanfaat dalam mendukung upaya kita untuk mewujudkan masyarakat sehat yang mandiri .
»»   SELENGKAPNYA...

Jumat, 25 Februari 2011

PENYAKIT CHICUNGUNYA

PENYAKIT CHIKUNGUNYA 
»»   SELENGKAPNYA...

Kamis, 24 Februari 2011

KOORDINASI DESA SIAGA

KOORDINASI DESA SIAGA ( Presentasi ) 
»»   SELENGKAPNYA...

Copyright@PuskesmasKarangtengah 2011